JOHANNES LEIMENA
Johannes
Leimena atau akrab dipanggil Om Jo lahir pada Ambon, 6
Maret 1905 merupakan anak kedua dari empat anak pasangan Dominggus Leimena dan
Elizabeth Sulilatu. Pada usia lima tahun, Johannes Leimena telah menjadi yatim.
Beliau kemudian diasuh oleh pamannya. Masa kecil beliau dihabiskan di Ambon
dengan bersekolah Ambonsche Burgerschool hingga tahun 1914, sebelum kemudian
melanjutkan pendidikan di Jakarta mengikuti kepindahan pamannya. Di Jakarta,
beliau bersekolah di Europeesch Lagere School (ELS) selama beberapa bulan,
kemudian pindah ke sekolah menengah Paul Krugerschool (kini PSKD Kwitang), lalu
melanjutkan ke MULO (Meer Uitgebreid Lager Onderwijs). Gelar dokter beliau raih
dari STOVIA. Beliau mulai bekerja sebagai dokter sejak tahun 1930 dan bertugas
pertama kali di CBZ Batavia yang kini menjadi RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta.
Setelah bekerja sebagai dokter, ia melanjutkan studi dan mendalami ilmu
penyakit dalam. Tanggal 17 November 1939, Dr. Leimena mempertahankan disertasi
doktornya dan meraih gelar doktor di Geneeskunde Hogeschool/GHS (Sekolah Tinggi
Kedokteran), Batavia.
Johannes
Leimena muda aktif di Jong Ambon dan ikut serta mempersiapkan Kongres
Pemuda Indonesia, 28 Oktober 1928 yang menghasilkan Sumpah Pemuda. Sejak itu, karier
Leimena semakin kuat dalam dunia pergerakan kemerdekaan Indonesia. Setelah
Indonesia Merdeka, Leimena ikut membidani pendirian Partai Kristen Indonesia
(Parkindo). Johannes Leimena juga merupakan satu-satunya orang yang mampu
menjadi menteri selama 21 tahun berturut-turut dalam 18 kabinet yang
berbeda. Jabatan menteri yang beragam yang pernah dijabati beliau, mulai dari
Menteri Kesehatan yang pertama, Wakil Perdana Menteri, dan Wakil Menteri
Pertama pada Kabinet Sjahrir II (1946) sampai Kabinet Dwikora 11(1966).
Johannes Leimena juga menyandang pangkat Laksamana Madya (Tituier) di
TNI-AL.
Ketika Orde
Baru berkuasa, Dr. Leimena mengundurkan diri sebagai menteri, tetapi ia masih
dipercaya Presiden Soeharto sebagai anggota DPA (Dewan Pertimbangan Agung)
hingga tahun 1973. Setelah itu, Johannes Leimena kembali aktif mengisi masa tua
di organisasi-organisasi sosial hingga saat mengembuskan napas terakhir pada
tanggal 29 Maret 1977 di Jakarta.
Referensi: Pahlawan Indonesia. (n.d.). Retrieved May 7,
2016, from
https://www.pahlawanindonesia.com/biografi-pahlawan-nasional-dr-johannes-leimena/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar