Jumat, 10 Juni 2016

Tokoh-tokoh dari Maluku (Johanes Leimena)

JOHANNES LEIMENA

Johannes Leimena atau akrab dipanggil Om Jo lahir pada Ambon, 6 Maret 1905 merupakan anak kedua dari empat anak pasangan Dominggus Leimena dan Elizabeth Sulilatu. Pada usia lima tahun, Johannes Leimena telah menjadi yatim. Beliau kemudian diasuh oleh pamannya. Masa kecil beliau dihabiskan di Ambon dengan bersekolah Ambonsche Burgerschool hingga tahun 1914, sebelum kemudian melanjutkan pendidikan di Jakarta mengikuti kepindahan pamannya. Di Jakarta, beliau bersekolah di Europeesch Lagere School (ELS) selama beberapa bulan, kemudian pindah ke sekolah menengah Paul Krugerschool (kini PSKD Kwitang), lalu melanjutkan ke MULO (Meer Uitgebreid Lager Onderwijs). Gelar dokter beliau raih dari STOVIA. Beliau mulai bekerja sebagai dokter sejak tahun 1930 dan bertugas pertama kali di CBZ Batavia yang kini menjadi RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta. Setelah bekerja sebagai dokter, ia melanjutkan studi dan mendalami ilmu penyakit dalam. Tanggal 17 November 1939, Dr. Leimena mempertahankan disertasi doktornya dan meraih gelar doktor di Geneeskunde Hogeschool/GHS (Sekolah Tinggi Kedokteran), Batavia.
Johannes Leimena muda aktif di Jong Ambon dan ikut serta mempersiapkan Kongres Pemuda Indonesia, 28 Oktober 1928 yang menghasilkan Sumpah Pemuda. Sejak itu, karier Leimena semakin kuat dalam dunia pergerakan kemerdekaan Indonesia. Setelah Indonesia Merdeka, Leimena ikut membidani pendirian Partai Kristen Indonesia (Parkindo). Johannes Leimena juga merupakan satu-satunya orang yang mampu menjadi menteri selama 21 tahun berturut-turut dalam 18 kabinet yang berbeda. Jabatan menteri yang beragam yang pernah dijabati beliau, mulai dari Menteri Kesehatan yang pertama, Wakil Perdana Menteri, dan Wakil Menteri Pertama pada Kabinet Sjahrir II (1946) sampai Kabinet Dwikora 11(1966). Johannes Leimena juga menyandang pangkat Laksamana Madya (Tituier) di TNI-AL.
Ketika Orde Baru berkuasa, Dr. Leimena mengundurkan diri sebagai menteri, tetapi ia masih dipercaya Presiden Soeharto sebagai anggota DPA (Dewan Pertimbangan Agung) hingga tahun 1973. Setelah itu, Johannes Leimena kembali aktif mengisi masa tua di organisasi-organisasi sosial hingga saat mengembuskan napas terakhir pada tanggal 29 Maret 1977 di Jakarta.

Referensi: Pahlawan Indonesia. (n.d.). Retrieved May 7, 2016, from https://www.pahlawanindonesia.com/biografi-pahlawan-nasional-dr-johannes-leimena/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar