Jumat, 10 Juni 2016

Tokoh-tokoh dari Maluku (Willem Reawaru)

WILLEM REAWARU

Willem Reawaru di lahirkan dalam sebuah keluarga petani pada tanggal 22 April 1910 di Ambon. Setelah menamatkan pendidikan dasarnya pada “Ambonsche Burger School” di Ambon, Willem tidak bisa melanjutkan studi lagi sehingga  Ia mulai bekerja pada Perusahan Pelayaran Belanda yaitu KPM. Ketika masih muda dia telah memiliki perasaan nasionalisme karena banyak membaca buku-buku sejarah yang berisi peristiwa-peristiwa pemberontakan terhadap Belanda, antara lain Perang Pattimura tahun 1817 dan karangan – karangan Bung Karno yang mengecam imperialisme dan kolonialisme.Willem bersahabat karib dengan Tokoh Pejuang Aleksander Jacob Patty. Oleh sebab itu ia tidak suka bekerja sama dengan Belanda dan akhirnya bekerja sebagai seorang swasta. Pada masa Pergerakan Nasional, Willem yang di kenal dengan nama panggilan “Patje”, bersama dengan pendiri Sarekat Ambon yaitu A.J. Patty dan E.U. Pupella, mereka disebut sebagai tokoh-tokoh politik yang berbahaya oleh Belanda.
Pada zaman revolusi kemerdekaan Patje mengorganisir para pemuda dalam organisasi pemuda untuk mempertahankan Proklamasi 17 Agustus 1945 dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pada tanggal 17 Agustus 1946 bersama E.U. Pupella mendirikan organisasi politik PIM (Partai Indonesia Merdeka) yang menghimpun semua tokoh nasionalis. Patje menjadi ketua PIM cabang Kota Ambon dan kemudian mengambil alih pimpinan organisassi pemuda PPI (Persatuan Pemuda Indonesia) dan menjadi Ketua Badan Perjuangan Pembebasan Irian Barat. Patje adalah seorang tokoh pergerakan yang sangat ekstrim. Ia berprinsip bahwa kolonialisme harus dihadapi dengan kekuatan senjata. Karena itu PPI diusahakan sebagai suatu barisan pelopor dari pemuda.
Sebagai wakil PIM di dalam Dewan Maluku Selatan bersama E.U. Pupella dan Cokro, Patje terkenal sebagai tokoh radikal dan seorang orator yang ulung. Karena sifat-sifat patrotisme dan nasionalisme itulah maka Patje sangat dimusuhi oleh Tentara Separatis dan beliau secara kejam pada tanggal 23 juli 1950 disekap di dalam sebuah Lubang Maut di Pantai Liang Pulau Ambon bersama pembantunya. Atas jasa-jasa dan pengorbanannya kepada Nusa dan Bangsa, maka Bapak Wim Reawaru dihargai Pemerintah Republik Indonesia sebagai Perintis dan Pejuang Kemerdekaan di Daerah Maluku


Referensi: Smileambon. (n.d.). Pahlawan nasional Maluku. Retrieved May 7, 2016, from http://www.smileambon.com/2012/12/pahlawan-nasional-maluku.html# 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar